Diagonal Select - Hello Kitty 2

Kamis, 22 Desember 2011

Lirik Lagu Vanessa Angel Indah Cintaku (feat. Nicky Tirta) Lyrics



ku ingin kau tahu, ku ingin kau selalu
dekat denganmu setiap hariku
sudahkah kau yakin untuk mencintaiku
ku ingin hanya satu tuk selamanya

ku tak melihat dari sisi sempurnamu
tak pe
rduli kelemahanmu
yang ada aku jatuh cinta karena hatimu

cintaku tak pernah memandang siapa kamu
tak pernah menginginkan kamu lebih
dari apa adanya dirimu selalu

cintaku terasa sempurna karena hatimu
slalu menerima kekuranganku
sungguh indah cintaku

sudahkah kau yakin untuk mencintaiku
ku ingin hanya satu tuk selamanya
ku tak (ku tak) melihat dari sisi sempurnamu
tak pe
rduli kelemahanmu
yang ada aku jatuh cinta karena hatimu

cintaku tak pernah memandang siapa kamu
tak pernah menginginkan kamu lebih
dari apa adanya dirimu selalu

cintaku terasa sempurna karena hatimu
selalu menerima kekuranganku
sungguh indah cintaku, cintaku

cintaku tak pernah memandang siapa kamu
tak pernah menginginkan kamu lebih
dari apa adanya dirimu selalu

cintaku terasa sempurna karena hatimu
selalu menerima kekuranganku
sungguh indah cintaku
sungguh indah cintaku, indah cintaku

Sabtu, 17 Desember 2011

Aku Benci Angka 18 !!!



Ketakutan itu terus-menerus menerjang pikiranku, mengusik hatiku. Aku tak mengerti dan tak akan pernah mengerti mengapa semua itu harus terjadi pada tanggal 18? Apakah ada tanggal atau tahun tertentu yang menyebabkan kesialan seseorang? tadinya aku berfikir bahwa hal semacam itu hanya ada di televisi dengan sandiwara yang apik tapi tak bisa ku pungkiri bahwa aku mengalaminya. Tak ada pula yang meramalku sebelumnya seperti difilm-film itu, semua terjadi begitu saja tanpa ada peringatan sebelumnya. Apakah semua ini ada hubungannya dengan rumahku yang bernomor C.18 dan Rw 18??? bagaimana cara melogiskannya ??? ini semua sulit untuk dilogikakan, tapi semua ini adalah kenyataan. Entahlah, ini sebuah kebetulan, takdir atau mungkin kutukan ????
18 Januari:
Kakakku, Sarah, mengalami pendarahan yang hebat saat melahirkan anak pertamanya. Berjam-jam dia merintih kesakitan, mengerang-ngerang hingga nyawanya melayang bersamaan dengan suara seorang bayi yang keluar dari rahimnya.
18 Februari:
Keluargaku mendapat kabar dari Bibiku di Medan bahwa suaminya, Pamanku, hilang!! Pamanku seorang nelayan dan kemungkinan besar beliau hilang dilaut. Keluarga, penduduk setempat dan polisi sudah berhari-hari mencarinya namun sampai detik ini Paman belum ditemukan. Entah Paman masih bernyawa atau tidak, yang jelas Paman harus ditemukan dalam bagaimanapun keadaannya. Kami sekeluarga sudah mengirimkan berita kehilangan ini ke media massa namun tak ada laporan yang bahagia satupun.
18 Maret:
Restaurant milik Papa kebakaran. Restaurant yang sudah dirintis belasan tahun, kini lenyap tanpa sisa. Entah apa penyebabnya, kejadiannya tengah malam saat restaurantnya sudah tutup, tak ada satu karyawan pun disana. Hanya ada dua satpam disana, namun semuanya terlambat, saat petugas pemadam kebakaran datang si jago merah sudah melahap hampir seluruh bagian tubuh restaurant. Tapi untunglah tak ada korban dalam kebakaran tersebut.
18 April:
Papanya Arya, kekasihku, meninggal karena suatu kecelakaan mobil. Mobilnya hancur bersama Om Haris didalamnya, Om Haris meninggal seketika.
18 Mei:Mamanya Arya divonis dokter mengidap kanker otak dan sudah stadium akhir. Memang gejalanya sudah terasa lama, namun Tante Farah tidak pernah mau periksa, dia lebih memilih waktunya untuk bekerja keras dibanding harus memikirkan masalah yang sulit obatnya, buat beliau itu hanya menghabiskan uangnya saja dan beliau sangat keras kepala, apalagi emosinya sulit dikendalikan. Dokter memprediksikan bahwa umurnya hanya tinggal menghitung hari, namun kami semua lebih percaya Tuhan dibanding dokter.
18 Juni:
Suami Tanteku yang di Surabaya meninggal karena penyakit jantungnya. Usahanya bangkrut total dan penyakit jantungnya kumat, beliau hanya bertahan empat hari di rumah sakit.
18 Juli:
Mamanya Arya meninggal. Beruntung prediksi dokter meleset, Tante Farah bisa bertahan sampai dua bulan. Sebelum detik-detik kepergiannya, beliau pernah berpesan padaku “kalau Arya gak selamanya sama kamu, kamu harus tetap semangat ya jalanin hari-hari kamu”. Aku tak mengerti apa maksudnya, kami menjalin hubungan sudah terbilang sangat lama, lima tahun, dan tak mungkin Arya mengkhianatiku apalagi meninggalkanku, kami berdua saling cinta, masing-masing keluarga pun sudah saling dekat.
18 Agustus:
Keponakanku, anak satu-satunya Kak Sarah meninggal. Entah apa sebabnya, karena sebelumnya dia gak sakit atau punya penyakit apapun, dia pun sangat anteng, tidak merengek-rengek kelaparan, kehausan atau kesakitan.

"Tuhan apa maksud dibalik ini semua??? mengapa harus terjadi ditanggal dan tahun yang sama?? aku tau sebagai manusia, aku tak pernah luput dari dosa, dosaku menggunung, tapi haruskah aku menerima hukuman ini?? iya, apakah ini hukuman dari-Mu?? selama hidupku, aku tak pernah punya musuh. Mama Papa juga orang yang sangat baik, apakah ada dalang dibalik ini semua selain Engkau Tuhan?? aku tak mau lebih banyak lagi kejadian menyedihkan ini menimpaku. Cukup sampai dibulan kedelapan saja penderitaan ini, aku mohon jangan berlanjut…"
***
Benar saja di Bulan September dan Oktober tak ada kejadian yang aneh dan menyedihkan, semuanya terasa indah, hari-hariku sangat bahagia bersama Arya. Bahkan saat aku ulang tahun, Arya memberiku kejutan yang sangat romantis. Padahal tahun ini adalah ulang tahunku yang ke 18 tapi syukurlah semuanya aman.
Hari ini aku dan Arya akan menonton pertandingan bola Sea Games distudion Gelora Bung Karno, Arya yang memaksaku untuk menontonnya karena hari ini Indonesia melawan musuh bebuyutannya alias Malaysia, sekaligus menjadi perpisahan aku dengan Arya karena seusai pertandingan nanti dia langsung pergi ke Jogja, dia ingin tinggal disana bersama Adik dan Neneknya karena di Jakarta dia tak punya siapa-siapa lagi.
Kekalahan Indonesia seakan ikut berkabung atas kepergian Arya ke Jogja, namun Indonesia masih punya harapan untuk menang dalam final nanti, tapi aku tak punya harapan untuk membatalkan kepergian Arya, ini sudah keputusan final Arya, keputusannya sudah bulat untuk ke Jogja. Aku sangat berat melepasnya namun aku tak boleh egois, itu pilihannya. Aku pun mengantar Arya ke bandara.
“kamu baik-baik ya sayang disini, aku gak akan lama kok di Jogja” ucap Arya seraya memelukku
“iya kamu juga baik-baik ya disana”
“seandainya kamu bisa ikut, aku pasti seneng banget”
“aku mau banget ikut kamu, tapi sekolahku gimana?”
“yasudah kamu belajar yang bener tapi besok nyusul aku ya, hehe” ledek Arya melepaskan pelukannya
“mana mungkin boleh sama Mama Papa” jawabku manyun, disaat suasana haru seperti ini masih saja bisa bercanda
“bercanda sayang, yaudah aku pergi dulu ya” ucapnya kemudian mencium keningku dan berlalu, aku hanya tersenyum dan menangis.
***
Jam 03 sore
“sore ini Mama sama Papa jemput kamu ya disekolah, kamu tunggu disana jangan kemana-kemana, kami sedang on the way” ucap Mama dibalik handphonenya, baru ku jawab iya Mama sudah mematikan teleponnya. Beribu pertanyaan menyangkut diotakku. Aku bingung seperti ada sesuatu yang penting.

"Tumben banget jemputnya mendadak gini, biasanya juga konfirmasi dulu beberapa jam sebelumnya kalau mau jemput. Nada suara Mama juga kayak dikejar-kejar setan begitu, nafasnya gak beraturan banget."

Segala pikiran buruk ku tepis, aku memilih makan dulu sambil menunggu mereka datang, dari pada stres mikirin tingkah aneh Mama mending isi perut dulu.
“sekarang juga kamu harus ke Jogja” baru ku duduk satu detik dimobil aku dibuat kaget dengan perintah Mama.
“hah? ke Jogja buat apa Ma?” tanyaku penasaran
“entahlah, tadi adiknya Arya telepon kerumah, dia bilang Arya ingin bertemu sama kamu”
“kenapa harus hari ini Ma?”
“Mama juga gak tau, mungkin ada hal penting yang gak bisa ditunda, sudah kamu kesana saja untuk memastikan kebenarannya”
“sama Mama Papa kan?”
“gak, Mama sama Papa masih ada urusan dikantor, kita cuma nganterin kamu kebandara, nanti disana sudah ada Adik Arya yang akan menjemput kamu” aku hanya bisa pasrah menuruti perintah Mama, aku pun tak ingin bertanya lebih banyak lagi, percuma karena Mama akan tetap kekeuh menyuruhku pergi kesana, Arya dan kedua orangtua ku sangat dekat terutama Mama jadi gak heran kalau Mama begitu antusias mengabulkan keinginan Arya, lagi pula yang tau jawaban pastinya cuma Arya, Adiknya dan Tuhan. Aku pun mencoba menghubungi Arya namun nomornya tidak aktif.
Tibalah aku dibandara, Mama tak menyiapkan apapun untukku, aku pun pergi tanpa membawa baju ganti, tak apalah kan ada Arya. Lagi pula kata Mama aku hanya sebentar, hari Minggu pulang jadi hanya dua hari.
***
Setiba di Jogja terlihat Adiknya Arya bernama Galih sedang gelisah menungguku. Dia masih kelas satu SMA.
“Galih, ada apa sih?”
“kakak ikut aku aja, nanti juga tau, tapi kakak harus pake kain penutup mata ini” jawabnya sembari menyodorkan kain hitam padaku
“harus ya?”
“iya, ada kejutan buat kk, udah nurut aja” aku pun menuruti keinginan konyolnya Galih, walau aku risih seperti ini tapi aku coba mengikuti permainannya.
15 menit kemudian aku mendengar suara orang banyak sedang mengaji, semakin ku langkahkan kakiku kedepan semakin jelas terdengar dann…ya Tuhan itu surat yasin!!! ini dimana? apakah dirumah Neneknya Arya? lalu surat yasin itu untuk apa? tanpa minta izin dan bertanya pada Galih aku pun membuka kainnya.
Bendera kuning!!! dihadapanku, siapa yang meninggal??? aku pun segera masuk kedalam, semua orang terkejut dengan kehadiranku dan kontan menghentikan suaranya namun aku tidak peduli, butiran air mataku terjatuh tanpa ku minta, tetesannya makin deras ketika aku melihat seseorang yang terbujur kaku dan tertutup kain bercorak cokelat itu dilantai, aku membukanya perlahan, tangisku makin pecah tak berarah, itu Aryaaaaa…….. kepalaku berat, aku menjerit hebat hingga ku tergeletak tak sadarkan diri disamping jenazah.
Setengah jam berlalu, aku tersadar dengan harapan kejadian tadi hanyalah sebuah mimpi, namun aku tak bermimpi, Arya benar-benar telah tiada. Ku buka perlahan kelopak mataku yang terasa berat, ada seorang wanita yang sangat aku kenal dan sangat dekat denganku.
“Lia, kamu sudah sadar” ucapnya, pandanganku semakin jelas dan itu Mama, sejak kapan Mama ada disini? disamping Mama juga ada Papa.
Seketika aku menangis lagi mendengar suara orang-orang mengaji itu. Aku tak henti-hentinya menangis dan semakin menjadi-jadi.

"Inikah kejutan untukku? inikah arti dari pesan Tante Farah beberapa bulan yang lalu? inikah lelucon Arya sewaktu keberangkatan nya ke Jogja dan menyuruh ku untuk datang? aku sudah datang hari ini, aku mengabulkan permintaanmu Arya tapi kenapa kamu malah pergi ????"

Ternyata Mama dan Papa sengaja menyusulku, mereka sudah tau semuanya dari awal tapi mencoba menutupinya dari aku. Aku pun tak diizinkan untuk ikut kepemakaman Arya namun aku keras kepala, aku ingin mengantarkan Arya keperistirahatan terakhirnya, tak peduli apa yang akan terjadi padaku nanti, kalaupun aku harus ikut terkubur bersama Arya, aku mau!!!
Belum sampai jenazah Arya masuk keliang lahad, aku tergeletak lemas dan pingsan.
Malam harinya dengan mata yang bengkak, wajah yang sembab dan suara yang parau hampir hilang, aku duduk diteras rumah Nenek Arya untuk menikmati udara malam dan melihat bintang-bintang untuk sekejap menghilangkan penatku dan sedihku.
“astaga!! sekarang kan tanggal 18″ ucapku terhenyak seraya menepuk jidat. Sesaat ku teringat bahwa ini adalah tanggal 18 November, ya pertandingan bola kemarin adalah tanggal 17 hari Kamis, aku tak menyadarinya, ya Tuhaaaaaannnnn kenapa harus tanggal itu lagi? Seketika awan bagaikan arang, gelap kelabu, bintang redup, sinarnya tak terpancar, rembulan murung menatap kehancuranku. Tangisku pecah lagi, tak ada lagi keindahan yang dapat ku nikmati hari ini, bahkan mungkin sampai besok, lusa dan selamanya. Apa maksud Tuhan merencanakan semua ini untukku? supaya apa? supaya aku tegar? tidak, semua ini membuatku rapuh dan sangat rapuh? supaya aku lebih dewasa? aku sudah cukup dewasa untuk memahami semua ini, yang aku tau ini bentuk ketidakadilan, bentuk kekejaman dan bentuk keegoisan. Semuanya direnggut oleh maut, termasuk kebahagiaanku, kalaupun tanggal 18 Desember adalah hari kematianku, aku siap!
“sayang kamu yang sabar ya, masih ada Mama sama Papa. Semuanya sudah suratan takdir, kamu gak boleh menyalahkan Tuhan. Kamu tau kan kalau Tuhan gak akan memberi cobaan ke kita diluar batas kemampuan kita? dan menurut Tuhan kamu wanita yang sangat kuat, sangat tegar, makanya cobaan kamu seberat ini. Kalau kamu ikhlas dan tabah, cepat atau lambat kesedihanmu yang bertubi-tubi itu akan diganti dengan kebahagiaan yang bertubi-tubi juga, Tuhan tau yang terbaik untuk setiap umat-Nya” ucap Mama menyeka air mataku dan memelukku.
Setidaknya ucapan dan pelukan Mama bisa sedikit menenangkan hatiku, aku tau Mama juga merasakan kesedihanku. Setidaknya aku bersyuukur karena masih punya Mama dan Papa.
                      "CERPEN YANG MENGHARUKAN DIANGKAT DARI KISAH NYATA"

Jumat, 16 Desember 2011

Tentang CINTA


Kata cinta rasanya tidak pernah habis tinta untuk dituliskan. Apakah kamu yang hari ini aku cintai masih tetap aku cinta keesokan hari? Cinta berjalan, seperti air yang menganak sungai menuju samudera, terkadang malah seperti panah yang terlepas dari busurnya. Kita membidik, namun tidak memiliki kendali.
Hal yang kita mampu rasa belum tentu juga dirasakan oleh orang lain. Betapa banyak kisah tentang mereka yang terluka oleh cinta. Sebagian orang mulai memandang cinta dengan watak yang berbeda: “kita tidak sedang jatuh cinta kawan, kita sedang membangun cinta.
Kata cinta mudah dipahami namun bersifat abstrak. Kita tidak mampu melihat cinta sebagai wujud benda, namun setiap kita mampu merasakan. Dari belaian ibu kepada anaknya, dari peluh bapak yang terus bekerja, dari orang-orang yang selalu menjaga nama Tuhan di hati mereka.
Cinta memiliki ragam bentuk yang tidak harus secara kasar dan kerdil dipahami sebagai kasih sayang syahwat antara seorang lelaki terhadap seorang wanita. Cinta adalah karya agung Tuhan. Bukankah engkau hadir di sini, membaca tulisan ini, dan mengulanginya lagi karena cinta?
Lantas, setelah cinta, mengapa benci harus hadir ?
Beberapa episode kehidupan manusia bercerita tentang cinta yang berevolusi, baik dengan cara berlahan ataupun spontan. Ada banyak istillah yang manusia bumi sematkan untuk cinta, apakah itu cinta monyetcinta pada pandangan pertama, atau cinta sejati. Seperti yang aku katakan, cinta hadir dalam banyak bentuk, terkadang iblis pun mengambil bentuk yang indah di dalam cinta.
Pada awalnya, seorang lelaki atau perempuan, memberikan segalanya untuk seseorang yang mereka cintai. Bahkan yang terbaik yang mereka punya untuk seseorang yang pertama mendapatkan cinta itu. Hingga, saat cinta terus dikonsumsi, cinta itu pun hilang. Yang tersisa cuma sampah, dan kita terus terbuai dengan sampah itu dan menganggapnya sebagai suatu cinta.
Cinta berarti berkorban. Bahwa engkau tidak ingin seseorang dikelanjutan kelak akan menderita, baik karena engkau mencintainya atau karena dia mencintaimu. Cinta berarti ketulusan, bahwa terkadang yang teramat kita cintai begitu tidak mengerti tentang kita. Cinta berarti penghambaan, bahwa aku, kamu, atau dia, adalah seorang budak yang menghambakan cinta kepada Tuhan.
Manifestase cinta terus dicari. Apa makna cinta terus digali. Aku tidak pernah tahu ada seseorang yang telah khatam untuk mengerti apa itu cinta sebenarnya. Ibarat gurita dengan sejuta lengan, setiap orang cuma menggenggam sebuah lengan, aku belum melihat ada orang yang memeluknya.
Cinta juga berarti derita. Untuk mendapatkan cinta, engkau harus berkorban karenanya. 

Cara Mencintai Seseorang


   Cara agar bisa jatuh cinta, maksudnya adalah bagaimana anda bisa mencintai seseorang yang tidak anda cintai, dan bukanlah cara untuk membuat orang lain mencintai anda. Ada baiknya anda telah membaca artikel sebelumnya tentang Jatuh Cinta.
     Mungkin hal seperti ini tidak pernah terpikirkan sebelumnya oleh anda, karena bagaimana mungkin kita bisa mencintai orang yang jelas-jelas tidak kita cintai.


      Sebelum anda melanjutkan membacanya, saya tekanan sekali lagi, cara ini adalah untuk membuat anda Jatuh Cinta kepada orang yang mencintai anda. Dan bukan untuk membuat orang lain jatuh cinta kepada anda. Dan jika misalnya anda ingin mencintai orang yang tidak mencintai anda, maka cara ini juga tidak akan pernah berhasil.

(Pahami dulu kata-kata saya diatas sebelum melanjutkan membaca)

Ini seperti pepatah lama yang memberikan sebuah pilihan, “Mencintai Atau Dicintai”.
    Tentunya dari masing-masing pilihan itu terdapat keuntungan dan kerugiannya. Jika pilihan anda Mencintai, keuntungannya adalah anda bisa merasakan keindahan dari Jatuh Cinta, walaupun mungkin orang yang anda cintai itu tidak mencintai anda dan disitulah letak kekurangannya, andapun tidak akan tau apa yang akan terjadi nantinya jika terus mencintai..


  Karena bagaimana mungkin anda akan memikirkan itu saat Jatuh Cinta. Anda hanya berpikir ingin mendapatkannya, tanpa punya perencanaan bagaimana untuk mendapatkannya. Hanya mencintai, mencintai , dan mencintai... tanpa adanya tindakan, tindakan , dan tindakan, Bagaimana mungkin bisa mendapatkan seseorang yang dicintai. (Karena itulah sebagian orang sulit mendapatkan orang yang dicintainya)

Ingin tau bagaimana membuat perencanaan yang tepat untuk mendekati orang yang anda cintai ? dapatkan Rahasianya di ebook “Cara Cepat Dapat Pacar

    Nah... Sekarang jika anda memilih untuk dicintai saja. hmmm... yakinkah anda dengan pilihan anda tersebut, bagaimana jika misalnya anda memilih untuk mencintainya juga, meskipun anda tidak tau apakah bisa hati anda terbuka untuknya ?

      Dan sejujurnya dicintai itu tidak memiliki keuntungan apapun ? memang sih anda bisa dengan mudah mendapatkan segala sesuatu dari orang yang mencintai anda, bahkan mungkin orang itu rela melakukan apapun demi anda.


     Tapi.... Itu bukanlah sebuah keuntungan, Sadarkah kita jika hanya memanfaatkan cintanya semata. Itu tidak boleh, Ingatlah hukum karma, jika anda memanfaatkan cinta orang lain, maka suatu saat nanti cinta andapun akan dimanfaatkan bahkan mungkin lebih menyakitkan dari yang pernah anda lakukan sebelumnya.

Karena itulah saya membuat Artikel ini, bertujuan agar tidak ada yang memanfaatkan cinta seseorang dengan tujuan tidak baik.


“Jika Anda ingin Menemukan Cinta Sejati, Ingin seseorang yang Setia, Tulus, Perhatian kepada anda ?
Maka Cintailah orang yang Mencintai anda”

Kumpulan Puisi

PUISI 


Pesan Terakhir


Di bening matamu kemarin
kutemukan sebutir air mata yang kau tahan
mengeras jadi mutiara
jatuh ke bibirmu
tinggal disana sebentar
menggetar
kemudian menyusup ke tenggorokan

mungkin saja
ia yang sekarang menjelma serak dan sesak pada
barisan kata perpisahan

sudah jangan sendu, sayang
aku ingin pergiku kali ini terdengar merdu
agar angin malam
atau hujan
atau bahkan udara dingin dan kebekuan
bisa mengingatkanmu kapan-kapan
tentang kisahku dalam rindu-rindu
yang haru
tapi tidak biru

aku akan tetap menjadi keindahan
jingga di pagi dan senja
lagu-lagu yang menyapa kelopak matamu sebelum terik
dan mengendap-endap sesaat di lelahmu sebelum mimpi






Kan Ku Ingat Masa Itu
Indahmu menularkan semangat dalam jiwaku
Katamu meramaikan setiap kesunyian yg melanda sudut hatiku
Tatapanmu bagaikan nur yg menerangi seluruh otakku
Inikah dirimu, yang maha memiliki hati hampaku
Hitam bukanlah aku...
Putih, kelewat indah untuk jiwaku...
Merah jelas aku tak mau...
Inikah engkau yang memberiku Warna...
Menjadikan warna-warnamu sebuah pilihan yang sulit untuk kutau
Kehilangan ini membuatku canggung
Kehilangan ini membuatku menjadi seorang tuna
Dan kehilangan ini pula yang membuatku bertindak bodoh
Menuruti semua Ego terkutukku...
Menjadikanku semakin dan semakin terperosok dalam lembah kelam
Dan dalam kesendirian ini Aku tengah menyesali segala kelakuanku
Kelakuan yang membuat aku
kehilangan dirimu Selamanya...

Oh Tuhan...
Andai saja Waktu dapat aku putar mundur
Aku hanya akan meng-Cut saat itu
Saat aku akan kehilangannya
Kan aku rubah Skenario hidupku
Tapi waktu adalah waktu
Tak mau tau akan Deritaku
Derita yang ku buat sendiri Diatas semua Egoku
Sekarang...
Masa ini...
Aku akan Hidup...
Tak akan kuulang lagi kesalahan itu
Kan kuingat masa itu sebagai jalanku
Jalan menuju sebuah cinta tanpa keEgoisan...




Melepaskan Bukan Akhir Dunia
Kenapa kita menutup mata
ketika kita tidur?
ketika kita menangis?
ketika kita membayangkan?
Ini karena hal terindah di dunia TIDAK TERLIHAT...
Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan...
Ada orang-orang yang tidak ingin kita tinggalkan

Tapi ingatlah...!!!
melepaskan BUKAN akhir dari dunia...
melainkan awal suatu kehidupan baru...
Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis,
Mereka yang tersakiti,
mereka yang telah mencari...
dan mereka yang telah mencoba...
Karena MEREKALAH yang bisa menghargai
betapa pentingnya orang yang telah
menyentuh kehidupan mereka...


PUISI PATAH HATI :


PATAH HATI KARENA CINTA

     Ku tarik dan hembuskan nafas ini perlahan
saat renungi keadaan ... hingga ingatan ini membuat
nafas yang ku tarik dan ku hembuskan ini pun semakin kencang
Aku sempat bertanya, Kenapa kesunyian ini membuatku sepi,
dan aku benar-benar benci ...
Dalam malam yang hitam dan kelam, aku harus selalu tenggelam
dan kenapa dalam siang yang ku lalui pun hari-hariku harus seperti belati,
yang menari di urat nadi,,,
dan setelah kaupun mengerti tentang arti dari semua ketulusan ini
saat itu aku sudah ada lagi, hingga sesalmu iringi tangis,,,
Saat Jasadku di balut kain putih polos.




PUISI PATAH HATI SEDIH

     Andai aku waktu, aku akan terdiam sejenak untuk pastikan keadaan ...
agar tak ada lagi bisudi hati ini.
Andai aku angin,aku ingin bawa rasa ini berlayar,
lalui hari-hari di samudrahatimu,
Agar dapat ku rangkul pula rasamu...
dan dapat ku lukis abadi rasaku di hatimu,..
agar tak harus lagi ku lalui tiap jengkal bayang-malam...
yang selalu saja menyudutkanku ke dalam kehampaan,
dan hampakanku dalam kekosongan.




PUISI GALAU :

AKU GALAU
Ada satu yang membuatku sedih
Hatiku teriris pedih
Aku ingin menangis
Kenapa harus menangis
Bermacam perasaan bercampur di dalam jiwa
Gundah gulana mungkin itu yang kurasa
Kecewa dengan semua yang tlah terjadi
Apakah memang begitu
Anganku melayang jauh sekali ke angkasa
Pikiran berbaur dengan perasaan
Sepi……..
Kenapa jadi sepi yang kurasakan
Kenapa keramaian berubah jadi kesuyian
Kenapa semua kawan sepertinya jadi lawan
Kenapa tak ada seorangpun yang perduli
Kanapa semua orang tak menghiraukanku
Aku sendirian… .
Terpenjara dalam kegalauan
Terkurung dalam kesendirian
Terperangkap di lembah tanpa tujuan
Kenapa aku jadi seperti ini
Padahal aku kan gak seperti ini
Kegalauan telah membuntukan pikiran
Telah menjauhkan dari kebenaran
Kenapa perasaan ini harus ada
Adakah jalan untuk ku keluar
Adakah yang kan membantuku keluar dari semua ini
Adakah orang yang perduli padaku



PUISI MENYATAKAN CINTA


MAUKAH KAU JADI PACARKU ?

Ada satu yang membuatku sedih
Hatiku teriris pedih
Aku ingin menangis
Kenapa harus menangis
Bermacam perasaan bercampur di dalam jiwa
Gundah gulana mungkin itu yang kurasa
Kecewa dengan semua yang tlah terjadi
Apakah memang begitu
Anganku melayang jauh sekali ke angkasa
Pikiran berbaur dengan perasaan
Sepi……..
Kenapa jadi sepi yang kurasakan
Kenapa keramaian berubah jadi kesuyian
Kenapa semua kawan sepertinya jadi lawan
Kenapa tak ada seorangpun yang perduli
Kanapa semua orang tak menghiraukanku
Aku sendirian… .
Terpenjara dalam kegalauan
Terkurung dalam kesendirian
Terperangkap di lembah tanpa tujuan
Kenapa aku jadi seperti ini
Padahal aku kan gak seperti ini
Kegalauan telah membuntukan pikiran
Telah menjauhkan dari kebenaran
Kenapa perasaan ini harus ada
Adakah jalan untuk ku keluar
Adakah yang kan membantuku keluar dari semua ini
Adakah orang yang perduli padaku